Mencicipi Kopi
Ditulis tanggal 19 December 2007
Pasti anda sudah tahu kalau di permukaan lidah kita terdapat ratusan bahkan ribuan bintik2 kecil (saya tidak pernah tahu berapa jumlah persisnya. Kalau mau anda boleh hitung sendiri
). Di dalam bintik2 itu terdapat urat2 syaraf yang berfungsi sebagai pendeteksi rasa. Dalam mulut kita terdapat sekitar 10.000 syaraf pendeteksi rasa yang sebagian besar terletak di lidah, dan ada juga yang terletak di dinding atas mulut dan tenggorokan.
Yang sedikit mengejutkan adalah, syaraf2 tersebut hanya bisa membedakan 5 macam rasa: manis, asam, asin, pahit, dan umami. Alasan dari keterbatasan tersebut adalah karena tubuh manusia merasa perlu memiliki kemampuan membedakan tanda2 vital antara nutrisi dan racun dari rasanya. Rasa umami misalnya, menunjukkan bahwa bahwa kita sedang mengkonsumsi protein.
Faktor Aroma
Anda juga pasti sudah pernah mendengar bahwa bila hidung kita ditutup, kita kehilangan kemampuan untuk membedakan rasa makanan yang teksturnya hampir sama. Buah apel dan pir, misalnya. Itu karena yang selama ini kita kenal dengan istilah “rasa” adalah gabungan dari sensasi yang ditimbulkan oleh indera perasa dan indera penciuman. Itulah sebabnya para ahli selalu menghirup aroma kopi dan wine sebelum mencicipinya.
Faktor Keturunan
Kualitas indera perasa manusia diturunkan dari orang tua mereka. Beberapa orang memang punya kemampuan mendeteksi rasa lebih baik dari orang lain. Contohnya ada sekelompok orang yang disebut super tasters, yang mempunyai kemampuan untuk mendeteksi kandungan propylthiouracil (PROP) dalam makanan yang tidak terdeteksi oleh kebanyakan orang. Secara umum mereka juga mempunyai sensitivitas lebih tinggi akan rasa2 lain.
Yang termasuk dalam kategori di atas boleh lebih sering pergi ke tempat ibadah masing2 untuk bersyukur, tapi bukan berarti orang biasa seperti kita tidak bisa menikmati rasa secara maksimal. Caranya sederhana saja..
Cara Mencicipi Kopi
Pada prinsipnya kita harus memaksimalkan sensasi yang ditimbulkan oleh indera perasa dan penciuman kita. Kopi jangan diminum, jangan diseruput, tapi dihirup. Pada waktu kopi menyentuh bibir bawah anda, hirup aromanya sambil masukkan kopi ke mulut hingga menyebar merata ke atas lidah kita. Dengan cara itu kita memaparkan kopi semaksimal mungkin ke syaraf pendeteksi rasa dalam mulut sekaligus mengirimkan aroma ke indera penciuman sehingga otak mendapatkan informasi yang lengkap tentang kopi yang kita minum.
Coba lakukan cara ini untuk mencicipi beberapa jenis kopi yang berbeda, kemudian analisa perbedaannya berdasarkan 5 rasa dasar di atas: apakah kopinya manis, atau pahit, bagaimana tingkat keasamannya dibandingkan kopi yang itu, dan seterusnya. Mungkin anda akan heran seberapa jelas perbedaan rasa yang bisa anda rasakan.
Espresso = Kopi Super Pahit?
Saya sering mendengar banyak orang yang -ironisnya- menyatakan diri sebagai “penggemar espresso” mendeskripsikan espresso sebagai kopi super pahit. Menurut saya ini anggapan yang keliru.
Rasa pahit memang ada dalam kopi secara alami karena kandungan kafeinnya, tapi seharusnya bukan menjadi rasa yang dominan. Rasa pahit berlebihan dan kurangnya aroma biasanya disebabkan karena kesalahan ekstraksi. Suhu ekstraksi terlalu panas misalnya dapat membakar kopi sehingga rasa pahit lebih menonjol. Kopi Robusta juga terasa lebih pahit karena kandungan kafeinnya jauh lebih tinggi dari Kopi Arabika. Espresso yang diekstraksi dengan benar mempunyai rasa manis alami dan komponen rasa pahit dan asam yang seimbang.
Coklat juga punya rasa pahit alami bukan? Tapi saya yakin anda tidak akan menjadi penggemar coklat kalau rasa pahitnya lebih dominan dibanding rasa lainnya. ![]()
Stumble it! |
Digg! |
Del.icio.us!
» Termasuk kategori Kopi Tips
Komentar
26 Komentar untuk “Mencicipi Kopi”
Tulis Komentar



Apa ini yang disebut teknik cupping ya?
Tidak sepenuhnya sih, tapi pada dasarnya iya. Dengan cara yang disebutkan di atas kita dapat memperoleh informasi lumayan lengkap mengenai kopi/wine yang kita minum, jadi para ahli menggunakan cara yang kurang lebih sama untuk cupping.
Terimakasih mas handri atas info mesin kopinya.Saya sudah dapat mesin espresso dari saeco dan beli grindernya krups. Lumayan buat dirumah dari pada ke excelso terus btw disemarang blm ada sbuck atau yang lainnya. Menurut saya sih lebih enak yang saya buat di rumah walaupun bijinya saya beli di excelso.
BTW kopi indonesia apa yang enak buat espresso menurut pengalaman handri single origin atau blend saya mau coba
Sama2 mas adzanta. Senang bisa membantu..
Lebih enak bikin sendiri kan?:) Emang seharusnya begitu, karena kesegaran kopinya bisa benar2 terjaga.
Kopi Indonesia favorit saya, blend antara kopi Java Mocha, kopi Toraja, dan kopi Bali. Persentase masing2 kopi bisa disesuaikan sesuai selera.
mas.. maukah anda memberi kursus barista?? soalnya saya berminat sekali… trims..
Mas Teguh,
Saya merasa tersanjung sekaligus malu:) Karena seperti yang saya sebutkan di profile, saya bukan ahli kopi, cuma penggemar saja. Saya banyak belajar dari orang lain, buku2, dan internet, semuanya saya dapat dengan gratis. Blog ini adalah salah satu usaha saya untuk membalas jasa orang2 yang sudah dengan senang hati mengajarkan apa yang mereka tahu kepada saya dengan sukarela.
Saya akan terus menulis di blog ini, kalau ada pertanyaan saya akan coba jawab sebisa saya:)
Saya juga mau belajar tentang kopi dan sedang mencari2 mesin yang cocok.
Mas Hendry bisa tolong kasih info buku2 dan webside yang cocok buat pemula kopi ini.
halo Buddy,

lebih enak belajar di web, gratis
ada banyak website2/forum2 tentang kopi yang bagus. home-barista.com, coffeegeek.com, espresso passione, coffeekid.com, coffeereview.com, dan masih banyak yang lain.
coba deh baca2. selamat belajar..
saya sampai sekarang masih senang dengan kopi toraja….
saya sebenarnya masih sangat minim pengetahuan tentang kopi tapi yg saya rasakan ada yg berbeda kalo saya menikmati kopi toraja…
bisa jelasin perbedaan kopi toraja dgn kopi yg lain?
thnks
sama. dari semua kopi arabika asal Indonesia saya juga paling suka kopi toraja..
arabika asal toraja termasuk salah satu jenis kopi dengan tingkat keasaman rendah sehingga rasa&aromanya mellow/tidak terlalu tajam. karakter body yang seimbang dengan rasa coklat dan tanah (earth) membuatnya menjadi salah satu favorit (saya) untuk ekstraksi single origin (non-blend).
[…] Karena ringan, gelembung2 udara akan berkumpul di atas permukaan kopi sehingga latte art tidak dapat terbentuk. Dan yang lebih penting, itu juga akan menghalangi aroma sampai ke hidung kita. Ingat cara mencicipi kopi? […]
Mas Handry, boleh tanya, pernah denger ga kalo untuk training barista di bandung atau jakarta… saya tertarik untuk coba ikut training atau kursusnya.. thanks
[…] Mencicipi Kopi […]
Blognya sangat rapi, clean and neat. Isinya lengkap, diam diam saya sangat senang dengan tampilan yang minimalis modern dari blog ini. Ohya saya dapet alamat blog ini dari Andreas Rizo, teman saya di Jogja….
salam pecinta kopi………
anda ingin kopi asli dari toraja.
silakan kita ber-e-mail ria dalam e-mail saya..rantoari@yahoo.com
Penyebaran kopi di indonesia adalah mulai dari Sabang sampai Merauke sehingga berbagai initial geografis juga menjadi sebutan bagi kopi, misalnya Kopi Gayo(Aceh), Linthong (Sumut) lampung, khintamani, toraja-kalosi dan lain lain.kopi kopi ini memiliki karakter cita rasa masing masing yang berasal dari micro-climate yang membentuk komponen cita rasa itu, kemudian bagaimana mengolahnya(dry or wet) menjadi green bean, lalu bagaimana menyangrainya(roasting) dan yang terakhir bagaimana menikmatinya. Om handry share ilmunya tentang bagaimana tingkat roasting mempengaruhi cita rasa dari kopi. thanks.
Salam ngopi.
salam…
saya sangat menyenangi blog ini… benar2 mempelajari kopi sampai sedemikian rupa dari berbagai sisi… BRAVO!!
tapi saya mau tanya, dari semua kopi yang ada di indonesia, menurut mas kira2 kopi apa yang paling bagus kualitasnya… saya sudah mencoba kopi aceh, toraja dan kopi bali, tapi kalau ditanya yang mana yg paling bagus kualitasnya saya tidak tahu…
thx
halo mbak asih,
menurut saya sih kopi2 yg disebutkan di atas punya karakternya masing2, jadi sulit untuk menentukan mana yg terbaik. belum lagi masalah selera.
untuk saya pribadi, kopi asal indonesia favorit saya adalah blend dari kopi bali, java mocha, dan toraja.
semoga bisa membantu..
sebenarnya mencicipi kopi sangat banyak. dan artikel anda diatas salah satunya.
Saya pernah mendapat suguhan dari teman. Rasanya seperti Kopi Arab namun aroma kopi asli masih sangat terasa. Yang lebih membuat saya ketagihan adalah efek kesegaran di badan setelah meminum kopi tersebut. Kopi tersebut kalo ga salah namanya Kopi Eyang sahid.
Namun sekarang saya kesulitan mencari produknya.
mAs, saya mau nanya, kira2 ada barista yang sedang butuh pekerjaan ga ya? saa lagi butuh nih. MEsin espresso merk Saeco bagus ga? trims
mbak Desma..posisi dimana??
saya seorang Barista ..n kebetulan saya sedeang butuh kerjaan..silahkan kontak saya di 081227066395…thanks
Mas Handri..
Kalau kita mau memilih biji kopi hasil roasting secara penampilan fisiknya apakah bisa dibedakan kopi enak atau tidak? apa kita hanya mencium dari aromanya saja? atau bagaimana?
soalnya ada kopi yang tampilannya mengkilap, aromanya mengundang… rasanya juga enak. Tapi apa kopi mengkilap selalu jaminan enak?
pernah juga saya ketemu kopi hasil roasting yang sepertinya hanya di roasting sebentar saja (warna hijaunya masih kelihatan) tapi rasanya juga enak (walau taste nya agak light.)
Bagaimana mas? mohon penjelasannya..
Thanks before..
muktie_99pro@yahoo.com
Halo Pak Handri salam kenal,
Saya salah satu pembaca setia kopitips sedang belajar tentang kopi dan pernak-perniknya, kebetulan juga sedang belajar bikin blog (mohon saran-sarannya), dulu saya hanya minum kopi seperti orang kebanyakan, tapi setelah tahu caranya memang lebih nikmat, seperti sebelum ditelan ditahan dulu dimulut diratakan seluruh lidah untuk rasain taste atau body kopinya. ternyata asyik juga ya pak belajar kopi, ilmunya gak ada habisnya. Suksesnya pak Handri
Halo mas handri, salam kenal..
Bagi rekan-rekan yang ingin menikmati kopi toraja dapat berbelanja kepada kami online
thanks
halo bos:
Saya suka minum kopi, tp setelah baca2 sekilas web ini, kyknya selama ini ternyata saya cuma minum kopi doank…gak banyak pengetahuan sy ttg kopi ya he he..
Webnya bermanfaat bgt
saya akan segera masukan ke blogroll saya ya?
hmm enak nya kopi saya penggemar kopi, tapi mas saya ga bisa minum wine di ganti apa ya mas? thanks