Bagian2 Mesin Espresso

Ditulis tanggal 11 December 2007

Pada artikel sebelumnya saya menyebutkan beberapa istilah yang mungkin asing bagi pemula, jadi sekarang saya akan coba jelaskan satu per satu. Sekali lagi, yang sudah bisa dilarang protes :-)
Yang kita jelaskan di sini adalah bagian2 dari mesin Semi-Otomatis (Single-Boiler, HX, Double-Boiler), jenis mesin yang paling banyak dipakai di dunia. Posisi masing2 bagian mungkin berbeda di tiap2 mesin, tapi saya kira tidak sulit untuk menemukan bagian yang dimaksud karena bentuknya hampir sama.
Oya, istilah2 di bawah nggak saya terjemahkan ke bahasa Indonesia ya.. Beberapa istilah kedengaran aneh kalau diterjemahkan. :-)

expobar brewtus

  1. Power Switch
    Tombol power, on/off biasa..
  2. Extraction Switch
    Tombol untuk memulai dan menghentikan ekstraksi. Pada mesin Otomatis tombol ini bisa diprogram supaya ekstraksi dihentikan setelah beberapa waktu tertentu. Pada mesin Semi-Otomatis kita harus menekan tombol ini secara manual untuk memulai dan menghentikan ekstraksi.
    Beberapa mesin jenis HX (seperti Expobar Brewtus pada foto di atas) menggunakan tuas sebagai extraction switch-nya. Start/stop ekstraksi dilakukan dengan cara menurunkan/menaikkan tuas tersebut.
  3. Grouphead
    rancilio silvia's grouphead Tempat keluarnya air bertekanan tinggi untuk mengekstraksi bubuk kopi. Grouphead harus berada pada suhu yang tepat pada saat ekstraksi, itulah sebabnya kita harus membilasnya dengan air dari boiler bila mesin berada dalam keadaan idle dalam waktu lama.
    Bagian bawah grouphead dikelilingi sekat karet (grouphead gasket), gunanya untuk menutup grouphead dan portafilter rapat2 agar tekanan tidak keluar dari tempat yang tidak diinginkan. Karet penyekat ini adalah bagian paling rapuh dari mesin espresso. Biasanya kita harus menggantinya setahun sekali.

    Grouphead dan Steam Wand adalah bagian luar paling panas dari mesin espresso; panasnya bisa mencapai lebih dari 100° C dalam keadaan tertentu. Jauhkan dari jangkauan anak2. Saya dan semua barista yang pernah saya latih punya bekas luka bakar di tangan/lengan kami untuk membuktikan panasnya. :-)

  4. Portafilter
    • portafilterPortafilter terdiri dari handle, basket, dan spouts. Portafilter juga harus berada pada suhu yang tepat pada saat ekstraksi, jadi sebaiknya jangan dilepas terlalu lama dari grouphead. Kalau anda masuk ke sebuah coffee shop dan melihat portafilter-nya tergeletak lama di drip tray, sebaiknya anda pergi saja. :-)
    • naked portafilterSekitar 3 tahun lalu para penggemar espresso di Amerika membuat terobosan baru dengan membuat apa yang mereka sebut naked/bottomless portafilter, dibuat dengan cara memotong bagian bawah portafilter sehingga kita bisa melihat secara langsung hasil ekstraksi keluar dari portafilter basket; pada portafilter biasa proses ini tertutup oleh spout. Dengan menggunakan portafilter ini kita dapat mengamati dengan jelas terjadi/tidaknya channeling yang disebabkan karena ketidaksempurnaan distribusi/tamping sehingga dengan segera dapat dicari cara untuk menanggulanginya.
    • portafilter basketPortafilter basket tersedia dalam 3 ukuran: single, double, dan triple. Untuk membuat single/double/triple espresso, anda tinggal mengganti basket-nya dengan ukuran yang sesuai.
  5. Pressure Gauges
    Komponen yang bentuknya seperti speedometer ini sayangnya hanya dipasang pada mesin kelas HX (tertentu) dan double-boiler. Biasanya ada dua: 1 menunjukkan boiler pressure (tekanan dalam tabung boiler), dan 1 lagi menunjukkan brew pressure (tekanan dalam grouphead pada saat ekstraksi).
  6. Steam Wand
    Tangkai untuk mengeluarkan steam dari boiler. Biasanya digunakan untuk frothing dan memanaskan susu.
  7. Steam Knob
    Tombol untuk menghidupkan/mematikan steam yang keluar dari steam wand. Biasanya tombol ini bisa diputar2 untuk mengatur seberapa jumlah keluaran steam yang kita inginkan, tapi ada juga yang menggunakan tombol on-off biasa (sangat tidak dianjurkan).
  8. Hot Water Wand
    Tangkai untuk mengeluarkan air panas langsung dari boiler. Biasanya hanya dipasang pada mesin jenis HX dan double-boiler yang kapasitas boiler-nya cukup besar.
  9. Hot Water Knob
    Tombol untuk menghidupkan/mematikan keluaran air dari hot water wand. Biasanya juga bisa diputar2 untuk mengatur jumlah keluaran air seperti steam knob.
  10. Drip Tray
    Fungsinya seperti tempat sampah. Sebaiknya di-plumbing supaya tidak repot bolak balik membuang air, apalagi bila ukurannya kecil.

Stumble it! | Digg! | Del.icio.us!

» Termasuk kategori Espresso Tips

Komentar

17 Komentar untuk “Bagian2 Mesin Espresso”

  1. sidoel pada 11 December 2007 11:39 pm

    expobar brewtus.. mesin espresso impian saya tuh:)

  2. Sucipto pada 7 January 2008 12:36 pm

    Sangat bagus sekali web site ini, saya mau tanya mengenai mesin yang biasanya di pakai di cafe2 ? apa sebenarnya semua kopi di awali dari arabika kemudian di variasikan dan akhirnya muncul nama2 keren itu exc. latte, mocha dst.

    Terima kasih

  3. handri pada 7 January 2008 5:28 pm

    Terima kasih mas Sucipto.
    Mesin yang biasa dipakai di cafe2 biasanya adalah mesin otomatis (double-boiler) dengan rotary pump. Untuk lebih jelasnya mengapa mereka menggunakan mesin jenis itu bisa dibaca di sini.
    Pada dasarnya memang sebaiknya menggunakan kopi arabika -baik single origin maupun blend (dengan kopi arabika jenis lain ataupun dengan kopi robusta)- untuk membuat espresso. Espresso tersebut kemudian dikombinasikan dengan minuman lain dengan konfigurasi tertentu untuk membuat cappuccino, cafe latte, cafe mocha, dsb.
    Bagaimana cara membuatnya bisa dibaca di sini :)

  4. Belajar Latte Art II: Alat dan Bahan | kopitips.com pada 18 January 2008 6:22 pm

    […] untuk membersihkan susu yang lengket pada steam wand setelah proses frothing. Ada 2 hal yang perlu […]

  5. Belajar Latte Art IV: Teknik Frothing | kopitips.com pada 19 March 2008 10:54 pm

    […] Aider adalah alat bantu frothing yang biasanya dipasang pada steam wand mesin espresso single-boiler. Pada dasarnya yang harus kita lakukan adalah meletakkan dan menjaga […]

  6. sonny pada 26 April 2008 7:18 pm

    aduh pak, susah sekali mencari mesin espresso hx dan grinder, kayak yang bpk saranin. saya tertarik sama expobarnya atau gaggia classic, juga grinder rancilio rocky atau starbucks coffee grind.. yg <3jt gitu deh..
    saya udah email minta price list bpk yudy s tapi sampai skg gak ada jawaban..
    saya telp bahana tp gak jual gaggia lagi..
    bisa minta no telp atau alamat lain yang bisa dihubungi pak?
    thanks GBU

  7. hafidz pada 19 May 2008 3:36 pm

    halooo
    saya sangat tertarik dengan beberapa artikel diatas, tp itu belum memenuhi hasrat saya untuk benar2 mengetahui mesin kopi, khususnya yang double group.
    saya minta dikirimkan manual mesin double group bereseta penggunaan softenenya.
    hihiii
    makasih sebelumnya.

  8. Andree pada 8 June 2008 11:26 pm

    Halo pak Handi,
    Saya mau tanya mesin Saeco, kualitasnya bagus gak? Saya tertarik dengan Saeco Odea Giro yang super otomatis. Thanks atas waktunya. salam

  9. Pudlian pada 10 June 2008 9:57 pm

    apa semua mesin Espresso selalu ada Portafilter nya…? terima kasih

  10. Adit pada 23 June 2008 12:42 am

    Hallo mas handri
    Saran2 n tips nya asli sip habis hihi
    Mas mo tny nih,kl misalp portafilter d letakkan d drip tray tll lama apa ada pengaruh thdp kualitas kopi?
    Krn ak pny habit,portafilter biasa ak trh d drip tray,kl mau pake baru ak bilas pake air dr boiler
    Terima kasih sebelumnya

  11. handri pada 24 June 2008 3:01 pm

    pasti ada dong mas Pudlian. :)

    EDIT: mesin super-otomatis biasanya pake filter yg nggak portable (maka tidak bisa disebut portafilter), tapi tetap ada bagian yg berfungsi sama.

  12. handri pada 24 June 2008 3:08 pm

    halo mas Adit,
    yang penting kan suhu PF harus paling nggak mendekati sama dengan suhu grouphead pada saat ekstraksi. kalo nurut aku sih ngelepasnya jangan kelamaan, ntar PF-nya kedinginan.. :)

  13. Adit pada 29 June 2008 1:05 pm

    Allo mas handri,
    thanks bgt utk sarannya,stlh d cb br saya tau alasan knp PF hrs d pasang d grouphead hihi
    tp ada 1 pertanyaan lg mas,misalkan PF saya pasang terus d grouphead,
    apakah tidak mempengaruhi kualitas espresso pada saat ekstraksi (krn suhu tll tinggi mungkin)
    1 lagi question mas,ttg grouphead yg sebaiknya d bilas jika tll lama idle,kira2 mas handri pny perkiraan waktunya brp lama mesti di bilas
    Makasih byk mas

  14. Donni Suyanto pada 1 July 2008 4:40 pm

    Pengen belajar membuat kopi espresso dan cappucino agar kelak bisa buka usaha sendiri.
    Di mana bisa belajar ya?

  15. handri pada 1 July 2008 6:04 pm

    halo juga mas Adit,
    bener, pada beberapa jenis mesin espresso (terutama pada mesin HX) ada kemungkinan PF jadi terlalu panas kalo dipasang terus di grouphead, karena grouphead-nya yg jadi terlalu panas. suhu PF kan ngikut suhu groupheadnya aja. :)
    maka pada mesin2 tersebut grouphead perlu dibilas (sebelum ekstraksi, kalau terlalu lama idle) supaya didapat suhu yg diinginkan. lamanya seberapa, tergantung ama beberapa hal. ntar aku tulis artikel khusus tentang ini deh. :)

  16. dina pada 12 July 2008 1:18 pm

    mas handri, saya ada rencana ingin membuat kopi instant kemasan sachet. bukan mesin espresso lo.. bisa bantu info ga? u mesin2 yang dibutuhkan dan bs didapatkan di mana? Thank u banyak mas.

  17. andry pada 31 July 2008 8:47 pm

    halo mas, saya penasaran bisa gak ya mesin saeco vienna deluxe bikin latte art? mohon ajari saya bikin latte art dgn mesin tersebut karena yang saya tau latte art hanya bisa dihasilkan dr mesin kopi yg > 20jtan. tolong bales ke email saya ya mas, soalnya saya pengen menarik pelanggan warung kopi kecil2an punya saya dengan latte art. trima kasih atas menjawab pertanyaan saya.

Tulis Komentar




  • Tentang Kopitips

    Saya bukan ahli kopi, cuma pecinta kopi. Kalau ada informasi yang tidak lengkap atau kurang akurat, tolong tinggalkan komentar di bawah artikel yang bersangkutan.
    Terima kasih sebelumnya :-)

  • Kopitips merekomendasikan:

  • Komunitas

    Join My Community at MyBloglog! Add to Technorati Favorites

    eXTReMe Tracker